Buletin Palawija ยป BULETIN PALAWIJA VOL. 13, Nomor 1, OKTOBER 2015

bp_vol-13_2015_cover

Tantangan pembangunan pertanian di Indonesia ke depan akan semakin berat, di antaranya dalam upaya meningkatkan produksi tanaman aneka kacang dan umbi untuk mendukung ketahanan pangan. Sementara itu konversi lahan pertanian subur ke sektor nonpertanian yang terus berlangsung, memaksa pengembangan tanaman aneka kacang dan umbi ke depan akan mengarah ke lahan suboptimal. Di samping itu tuntutan kualitas pangan, dan semakin beragamnya organisme pengganggu sebagai dampak perubahan iklim juga memicu semakin besarnya tantangan pembangunan pertanian ke depan. Permasalahan tersebut, menuntut adanya percepatan penyebarluasan inovasi teknologi baru yang mampu memecahkan masalahan dengan baik. Terkait dengan hal itu, Buletin Palawija yang semula hanya memuat makalah review, banyak pihak khususnya dari peneliti dan perguruan tinggi yang menyarankan agar Buletin Palawija juga memuat makalah primer. Merespons tuntutan dan berbagai saran tersebut, Redaksi Buletin Palawija pada 17-18 September 2015 telah berkonsultasi ke PDII dan P2MI – LIPI, dan diperkenankan untuk mengubah isi naskah Buletin. Untuk itu mulai edisi 30 tahun 2015 Buletin Palawija akan memuat naskah review, primer dan komunikasi pendek. Penomoran Buletin yang selama ini menurut LIPI perlu diperbaiki, mulai No 30 tahun 2015 akan diperbaiki dengan mengacu pada dokumen yang ada di PDII – LIPI menjadi Volume 13, Nomor 1, Oktober 2015.

Pada edisi ini, Buletin Palawija memuat lima tulisan, dua di antaranya berupa makalah primer dengan judul: (1) Respons Tanaman Kacang Tanah terhadap Pemberian Amalioran pada Tanah Salin, (2) Respons Kacang Tanah terhadap Hama Kutu Kebul (Bemisia tabaci), (3) Pengaruh Pupuk Organik Kaya Hara Santap NM1 dan Santap NM2 terhadap Pertumbuhan dan Hasil Kedelai pada TanahVertisol, serta makalah review, yakni: (1) Pengelolaan Cemaran Cadmium (Cd) Pada Lahan di Indonesia, dan (2) Pemuliaan Ubikayu untuk Modifikasi Pati.