Uncategorized ยป Perbanyakan Stek Ubikayu dengan Stek Mini dan Populasi Tinggi

Ketersediaan stek ubikayu yang berkualitas merupakan satu masa­lah dalam budidaya ubikayu di lahan kering. Untuk mengatasi permasalahan tersebut dilakukan penelitian untuk mendapatkan teknologi perbanyakan stek yang cepat dan efisien. Penggunaan “stek mini” dimaksudkan untuk menghemat pemakaian stek sehingga dapat mencukupi untuk areal yang lebih luas.

Ketersediaan stek ubikayu yang berkualitas merupakan satu masa­lah dalam budidaya ubi kayu di lahan kering. Untuk mengatasi permasalahan tersebut dilakukan penelitian untuk mendapatkan teknologi perbanyakan stek yang cepat dan efisien. Penggunaan “stek mini” dimaksudkan untuk menghemat pemakaian stek sehingga dapat mencukupi untuk areal yang lebih luas. Hasil penelitian di KP Kendalpayak Malang mem­bukti­kan bahwa penggunaan stek mini dengan 5 mata tunas sebagai bahan tanam menghasilkan stek dan umbi yang tidak berbeda dengan hasil stek dan umbi yang dihasilkan dari pertanaman sengan stek biasa.

Perbanyakan stek secara cepat dapat juga dila­kukan melalui pengaturan kepadatan populasi tanaman. Hasil penelitian lima varietas ubi kayu menunjukkan bahwa kepadatan populasi hingga tanaman 40.000/ha mengha­silkan stek lebih banyak dengan kualitas stek yang baik (diameter ±2 cm) .

Produksi stek pada umur 6, 7 dan 8 bulan setelah tanam (bst) dan hasil umbi tanaman ubi kayu yang menggunakan jumlah mata tunas berbeda.

Jumlah mata tunas Jumlah stek/16 m2,
populasi 20 tanaman/16 m2
Jumlah stek/ha, pada populasi 12.500 tanaman/ha Hasil umbi segar
(t/ha) *
6 bst 7 bst 8 bst 6 bst 7 bst 8 bst
5 103,04 147,83 174,75 64.400 92.394 109.219 47
10 112,56 144,44 179,33 70.350 90.275 112.081 41,5
15 112,42 148,92 178,79 70.263 93.075 111.744 47,9
Rerata 109,34 147,06 177,63 68.338 91.915 111.015 45,5

Keterangan: * Hasil rata-rata dari tiga waktu panen.

Produksi stek lima varietas ubikayu yang ditanam pada populasi 40.000 tanaman/ha.

Varietas Populasi 40.000 Populasi 25.000 Populasi 20.000
UJ5 332.870 183,333 91,204
Kaspro 388.426 231,944 123,148
Adira 4 278.241 178,704 81,944
Malang 6 410.648 218,981 120,37
Malang 4 365.741 201,852 104,63